
Selamat IDUL FITRI
Mohon Maaf Lahir dan Batin
Terbaru
-
100 Tahun Lahirnya Kendaran Rekreasi
-
Rp500 Ribu Untuk Konser Sean Kingston di Jakarta
-
Paris Hilton Raih Gelar Seleb Terburuk
-
Pendiri WikiLeaks Didesak Mengundurkan Diri
-
Wajan Anti Lengket Tingkatkan Kolesterol Anak
-
Nokia akan Luncurkan E7 dan N8
-
Hamil Tua, BCL Pamer Perut di Twitter
-
Julia Gillard tetap PM Australia
-
Mark Hurd Jadi Co-President Oracle
-
Microsoft Klaim Windows Phone 7 Ciptakan Revolusi
Terpopuler
- Kategori
- Semua
Komentar Terbaru
IHSG Hari Ini
Kurs Rupiah
Harga Komoditas
Ngoceh
Kamus Wikipedia
Dukung Kami
| Bali Rencanakan Bangun Bandara di Buleleng |
|
|
| Saturday, 31 July 2010 23:34 | |
Bali merencanakan untuk membangun fasilitas bandar udara internasional yang kedua setelah Bandara internasional Ngurah Rai, berlokasi di wilayah Kabupaten Buleleng, Bali utara. “Pembangunan bandara internasional baru itu untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas pesawat udara di Bandara Ngurah Rai yang frekuensinya semakin meningkat,” kata Gubernur Bali Made Mangku Pastika di Denpasar Sabtu (31/7). Pada acara pertemuan dengan berbagai elemen masyarakat Bali itu, Ia menilai, persyaratan pembangunan sebuah bandara internasional itu sangat berat, namun Bali akan tetap mengupayakannya. Persyaratan tersebut antara lain membutuhkan lahan tidak kurang dari 1.000 hektar, lokasinya tidak lebih dari 60 km dari pusat kegiatan masyarakat. Selain itu secara teknis lokasinya tersebut memenuhi syarat pembangunan sebuah bandara bertaraf internasional, ujar Gubernur Pastika. Ia mengatakan, Kabupaten Buleleng yang memiliki wilayah paling luas dan bekas ibukota provinsi Bali-Nusa Tenggara (Sunda Kecil) diharapkan bisa memenuhi syarat secara teknis untuk pembangunan sebuah bandara bertaraf internasional. Dipilihnya Buleleng selain tersedianya lahan yang cukup luas, kehadiran bandara internasional diharapkan mampu menseimbangkan pembangunan antara Bali utara dengan Bali selatan yang selama ini sangat timpang. Untuk mendukung pembangunan Bandara di Bali utara itu diharapkan segera bisa melakukan pengkajian dan penelitian awal, guna mengetahui cocok tidaknya lokasi tersebut dijadikan bandara internasional. Meskipun demikian perluasan Bandara internasional Ngurah Rai, tetap dilakukan sesuai perencanaan, ujar Gubernur Pastika. Bandara Ngurah Rai Bali setiap tahunnya menerima kedatangan wisatawan mancanegara langsung dari negaranya lebih dari dua juta orang. Penerbangan demestik juga melayani lebih dari dua juta orang setiap tahunnya. Sumber - Surya Berita Terkait: |
|
| Dibaca : 186 kali |

Daerah
-
Dikira Sudah Meninggal, Mantan Bupati Giany...
-
Enam Komodo di Kebun Binatang Surabaya Tera...
-
29 Persen Pelajar SMU di Malang Pernah Mela...
-
Terlahir Tiga Anak Babi Mirip Monyet
-
2011, Bandara Baru Toraja Mulai Dibangun
-
Satwa Kebun Binatang Surabaya Mati Beruntun
-
Ratusan Anggota Kodam Papua Idap AIDS
Kesehatan
-
Wajan Anti Lengket Tingkatkan Kolesterol An...
-
Efek Buruk Main Teka-teki Silang
-
Kaum Pria Lebih Gampang Hilang Ingatan, Kok...
-
Bahaya Kesehatan Mengintai dari Pupuk Kompo...
-
Pria Gemuk Ungguli Pria Kurus dalam Bercint...
-
Sakit Langka, Bocah Ini 'Dikucilkan'
-
Hindari Pisang Jika Ingin Punya Anak Peremp...

Selebrity
-
Paris Hilton Raih Gelar Seleb Terburuk
-
Hamil Tua, BCL Pamer Perut di Twitter
-
Qory Mengaku Alami Kendala Teknis di Miss U...
-
Pamela Anderson Ajak Fans Syuting di Ranjan...
-
Ke Mana Puteri Indonesia Menghilang
-
Katy Perry Ingin Adopsi Justin Bieber Sebag...
-
Rahasia Populeritas Justin Bieber Di Bukuka...










